Jumat, 07 November 2014

HATIKU, aku tak tahu

Ini ni yang aku kurang suka, ketika hati sudah ikut berbicara ditengah profesionalitas kerja. Ya aku tau jika semua itu anugerah, hanya tinggal bagaimana kita menyikapinya. Tanda-tanda yang semakin jelas terlihat. kekhawatiran yang mulai beliau perlihatkan. setiap aku pulang kerja beliau selalu mengantarkan ke depan. ah entahlah.."akak, siti tidak mau menyakiti siapapun. Mungkin akak sudah menemukan, tapi siti belum. Siti takut kalau akak berharap terlalu jauh." Karena  hati ini belum bisa beranjak kak.
Jujur saja aku tak tau dengan hatiku. Disaat sudah mulai berdatangan mengantarkan hati namun tetap saja hati ini belum mau beranjak. Tetap saja do'a-do'a itu menjadi milikmu bang. sejauh apapun aku berlari, ternyata hatiku tetap saja tertinggal. Sehingga mau tak mau kembali lagi. Entahlah sampai kapan aku merasa lelah. Lelah berlari dan kembali..Sedangkan kembaliku belum tentu kau inginkan. Ya sama posisinya, ketika sekarang aku sudah menemukan diriku dan dirimu belum menemukannya. Tapi inilah cinta, tak bisa dipaksakan. Cinta tak pernah salah, yang sering salah adalah cara mengekspresikan cinta. Yang bisa dilakukan saat ini cuma membatasi diri, menjaga hati. Allah pasti akan memeberikan yang terbaik. Maka sepenuhnya ku serahkan hati ini pada-Nya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar