Aku tak pernah menyangka jika 2 bulan kebersamaan itu akan menumbuhkan sebuah rasa yang tak biasa bagi para penghuninya, para laskar 14. Entah karena rasa kebersamaan yang begitu lekat atau memang karena magnet yang begitu kuat oleh beberapa penghuninya. Beberapa diantaranya rela tersesat dalam labirin cintanya (kalau kata Indah gitu). Ya mungkin termasuk juga aku. Aku benar-benar tersesat di dalamnya, yaitu pada titik duaku. Ketika mungkin beberapa temanku menaruh hati saat di posko, berbeda denganku. Aku benar-benar tersesat ketika kami telah meninggalkan rumah hijau penuh kenangan itu. Meskipun ada beberapa kejadian ketika masih di posko membuatku meledak-ledak, tapi sungguh itu belum mengalihkan rasaku pada seseorang yang jauh disana.
Saat ini aku masih mencoba bangkit dan keluar dari labirin cinta titik dua. Bangkit dan aku terjatuh dan terjatuh lagi. Hingga luka itu semakin menyayat dalam relung hati. Entah bagaimana lagi cara yang harus aku tempuh agar aku bisa keluar darinya. Semoga saja dengan segera..aamiin
Mungkin seminggu yang lalu ada suatu kejadian yang sungguh tak pernah aku sangka, kekhawatiran sahabatku. Kekhawatirannya jika aku juga menaruh hati pada seseorang yang memikatnya. Yang awalnya aku mengira perasaannya hanya sesaat saja, namun ternyata harapannya begitu besar. Aku hanya bisa mendo'akan yang terbaik untuknya. Namun saat ini nampaknya rasa cemburunya padaku cukup besar. Beberapa kejadian menunjukkan bahwa dia cemburu. Sungguh aku tak sanggup melihatmu cemburu wahai sahabatku. Dengarkan aku, aku tidak seperti yang dirimu kira. Tentang rasaku pada orang yang engkau cintai, sama sekali tak ada aku menaruh hati padanya. Jika dirimu tau bahwa hatiku telah memilih condong kepada titik duaku. Hapuslah kekhawatiranmu itu, ikhlaslah. Serahkan urusan jodohmu kepada Allah. Jauhkanlah dirimu dari kekhawatiran-kekhawatiran itu, karena itu hanya akan menyiksamu. Rasa cemburu yang kau miliki hanya akan membuatmu sakit. Aku hanya memohon maaf jika aku membuatmu cemburu. Sungguh aku tidak bermaksud. Karena ucapan-ucapan itu bukan untuk sesorang yang memikatmu. Kita beda tujuan sayang.
owalah cilok ini cilok ini ceritanya, atau cireng atau bahkan somay #eh salah ya?
BalasHapusEmh..cilok lah kayaknya. Hihihi
BalasHapusHaduh..mas yudha ini ya. Jadi malu karena cukup fulgar postingan saya. Hehehe.
KKN kan ku ingat slalu :)
BalasHapusHehehe...tentu lah mas. KKN itu adalah masa kuliah yang paling menyenangkan.
BalasHapusMas ni sebenernya orang mana tho? kok ada postingan mas tentang desa tambang emas?