Sabtu, 15 Maret 2014

Pemilu, ayo gunakan hak suaramu!!!

Udah cukup lama ndak posting..hehehe
Masih bingung untuk nge-post apa. Emh mungkin enak kali ya ngomongin politik. Apalagi bentar lagi mau pemilu, 9 April menanti teman. Gunakanlah hak suaramu dengan sebaik mungkin karena akan sangat menentukan kepada siapa kita dipimpin untuk waktu 5 tahun yang akan datang. Inget!!! DILARANG KERAS GOLPUT!!!. Jangan cuma bisanya nuntut aja, cuma disuruh menunaikan kewajiban buat nyoblos aja ogah-ogahan. Dengan sejuta alasan yang ndak jelas. Hmmmm. Pergi aja lo dari Indonesia. hehehe..(just kidding). Ya Saran siti sih cuma itu. Oh ya kira-kira nama kalian sudah terdaftar belum sebagai pemilih? hayo...coba kalian cek dulu. Bisa cek nih di alamat ini http://data.kpu.go.id/dps.php. Tinggal cari atau pilih wilayah, trus masukin NIK sama nama kalian. Terus tinggal klik cari. Selesai, nama kalian bakal keluar kalau memang sudah terdaftar. Kayak siti nih. Alhamdulillah sudah..hehehe
Nih siti kasih contoh tampilan dari http://data.kpu.go.id/dps.php



Nah kalau belum terdaftar gimana ya? Bagi kalian yang namanya belum ada, segera hubungi Panitia Pemungutan Suara (PPS) di desa atau kelurahan kalian masing-masing. Daftarkan diri kalian ya! jangan sampai tidak.
Ngomongin masalah  daftar pemilih sudah..emhhhh, lanjut aja kali ya ke daftar partai peserta pemilu 2014. Ada 12 partai politik peserta pemilu nasional sementara tiga lainnya adalah partai politik lokal di Daerah Istimewa Aceh Nanggroe Darussalam yang bakalan meramaikan pemilu kali ini. Siapa aja ya? yuk mari dilihat..
http://pemilu2014la.org/wp-content/uploads/2013/07/PARTAI-PESERTA-PEMILU-2014.jpg
Sumber : http://pemilu2014la.org
Hayo mau pilih yang mana? masalah mau pilih yang mana ya sok atuh. LUBER JUDIL bro. hehehe.

Apa lagi ya? Emmmm. Oke masuk ke permasalahan pemilu nih. Masalahnya itu sebenarnya pada si pemilih dan yang dipilih. Tapi memang sepertinya masalah yang terbanyak ya dari yang dipilih. Siti ambil contoh, dari hal kecil saja yaitu atribut kampanye. Lagi dan lagi pemasangan atribut kampanye yang tidak karuan. Pasang sana pasang sini Tempel sana tempel sini, merusak pemandangan. Sampai-sampai pohon yang tak berdosa pun jadi korban. haduh-haduh (geleng-geleng kepala). Ya mungkin itu salah satu strategi untuk menarik perhatian masyarakat sebagai pemilih. Ya tapi kan ada aturannya bapak-bapak dan ibu-ibu para caleg yang terhormat. Dan yang sangat disayangkan ketika atribut kampanye lebih merakyat daripada orangnya. hmmmmm. Lalu permasalahan selanjutnya adalah cara pendekatan para caleg ke masyarakat. Contohnya ni di desa tempat siti tinggal, secara bergantian para caleg mendatangi pengajian ibu-ibu. Dilakukan lah itu rayuan-rayuan maut, dengan janji-janji yang sungguh manis. Pertanyaannya, kenapa mesti ibu-ibu? hehehe..ya karena ibu-ibu lebih mudah buat dirayu. Nah loh. Nah nanti dibagi-bagi tu, ada caleg yang bagi kerudung, mukena, baju, dan banyak lagi. Sekarang pikir dengan logika, berapa banyak uang yang harus mereka keluarkan untuk biaya kampanye? apalagi dengan cara-cara bagi-bagi seperti tadi. Kalau sudah jadi aleg, tinggal tu buat mikir balikin uang kampanye. maka terjadilah korupsi. Ya memang sih ndak semuanya, namun mayoritas. Jadi gimana? Dunia perpolitikan kita memang kurang sehat sekarang. Sepertinya perlu obat dosis tinggi buat nyembuhinnya. Nah sekarang permasalahan di si pemilih, sepertinya perlu adanya kesadaran bagi para pemilih. Say no to Money Politic! Ya seharusnya masyarakat juga harus cerdas dalam memilih. pilihlah caleg yang amanah, , yang mau berjuang dengan sekuat tenaga untuk membangun daerahnya, yang mengutamakan kepentingan masyarakat dibanding kepentingan pribadi atau kelompok, dan yang benar-benar bisa menyampaikan aspirasi masyarakat. Bukan malah memilih caleg yang sudah nyogok tadi. Sudah ndak bersih tu. Kenali dengan benar caleg yang akan anda pilih. Jadilah pemilih cerdas! SAVE PEMILU!.
Semoga kita mendapatkan pemimpin yang amanah..aamiin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar