Ingin mengakhiri sementara untuk urusan si Merah Jambu. Malu rasanya ketika lebih sering aku menyebut namanya dibandingkan nama Allah. Memang si Merah Jambu itu fitrah dari-Nya. Namun bukan berarti aku boleh dengan sesukaku mengatasnamakan semua itu karena si Merah Jambu. Ingin lebih berfokus pada perbaikan diri, sadar ketika aku masih terlampau jauh untuk menjadi seorang wanita yang diharapkan oleh laki-laki baik. Aku akan mencoba mengikhlaskan semuanya, termasuk untuk mengikhlaskan dirimu untuk pergi dari hati dan pikiranku. Namun bagaimana dengan urusan kita yang belum jua selesai? Mari segera kita selesaikan. Aku sudah bosan dengan urusan itu. Bagaimana denganmu? Aku rasa tidak beda jauh denganmu. Tapi bagaimana, itulah tanggung jawab yang harus kita emban bersama. Setelah semua selesai, aku ingin benar-benar lepas darimu dan dari semua yang berhubungan denganmu. Semua...semua...semua. Setelah itu, Bye!!!!
Dan setelah itu lagi terserah Allah, akankah kita dipisahkan pada jalan ini ataukah akan dipertemukan lagi pada jalan lain suatu saat nanti? Kita lihat saja episode selanjutnya. Hehehe. Kalau memang jodoh biarkan ketemunya lagi saat aku sudah siap dan dirimu sudah siap. Ya siap, siap dengan sebuah ikatan yang diridhai Allah. Semoga saja......
Dan setelah itu lagi terserah Allah, akankah kita dipisahkan pada jalan ini ataukah akan dipertemukan lagi pada jalan lain suatu saat nanti? Kita lihat saja episode selanjutnya. Hehehe. Kalau memang jodoh biarkan ketemunya lagi saat aku sudah siap dan dirimu sudah siap. Ya siap, siap dengan sebuah ikatan yang diridhai Allah. Semoga saja......
Tidak ada komentar:
Posting Komentar